Jangan Merencanakan Gagal!

Aku mau bikin planing ah. Batinku ketika melihat planning temanku yang bagus banget. Dia kasih gambar-gambar menarik, aku juga ah. Loh setelah jadi kok gak sebagus itu temenku ya ? Ini mah jiwa kreativitas yang beda.!
Eits planning itu bukan soal bagus, bukan soal banyak tulisan indah, bukan soal mimpi siapa yang paling tinggi-tinggi. Karena planning itu dari hati. 
Seperti tulisanku sebelumnya, semua itu tergantung kamu mengenali dirimu.
Planning itu penting! 
Kalau soal tidak terlaksana atau engga itu soal kamu bikinnya tidak dari hati. Kalau di buku "Awe Inspiring Me" mba Dewi Nur Aisyah itu aku sadar kalau gagal merencanakan sama dengan merencanakan gagal. Rencana itu kunci buat kita bisa teratur dalam bertindak, karena harusnya rencana itu cerminan dari kita mengenal diri.
Dibuku nya mba Dewi juga dikasih form tentang planning gitu, dari plan skala besar sampai harian.
Tapi kalau aku yang tidak serajin itu sih biasanya semangat diawal. Terus ditengah-tengah berhenti. Jadi harus lebih cerdas lagi, dengan penuh trik. Tapi sebenernya cara cerdas planning itu bayangkan akan berakhir seperti apakah kmu ? Mau meninggalkan dunia dengan dikenang seperti apa ? Apakah seperti pak B.J Habibie yang dikenang Indonesia atau dunia dengan ilmunya, atau dikenang sebagai apa lainnya. 
Aku coba tulisan tips planning nih sebagai ikhtiar mengharap akhir yang baik. Setidaknya sudah berniat dahulu.
Karena kita tahu sampai kapan kita hidup kan.
Luruskan niat untuk amal, lalu coba ikhtiar dengan tips berikut :
1. Tuliskan 40 tahun kedepan kamu mau dikenal jadi apa ? Bayangkan saja pas sudah jadi bapak-ibu, liat disekitar mu orang yang jadi inspirasi, contoh Bu Sri Mulyani, jangan fokus jabatan tapi karakternya. 
Bisa juga nulis 100 dream yang harus kamu capai selama 40 tahun kedepannya.

2. Break down 10 tahun kedepan aku jadi apa ? Ini kaitkan dengan no 1. 10 tahun berati sudah berkeluarga ya, sudah harus punya kemampuan apa ?

3. Tuliskan detail stiap tahun selama 5 tahun kedepan, kalau 10 tahun aku sudah diposisi itu berati aku 5 tahun harus sudah dimana ya, 4 tahun kedepan ,3 tahun kedepan, 2 tahun kedepan, 1 tahun kedepan.? Gak harus ideal tapi harus aku banget. Harus yang aku bahagia beneran saat itu, walau mustahil tapi itu aku banget dari hati ku. Aku gak pernah target IPK btw sih, kalau sudah mepet baru ditarget. 

4. Nah sekarang planning semesteran nih. Plan apa yang mau kamu raih. Plan nya sambil di liat IPK semester lalu, mata kuliah stiap semesterny, jadwal oprec organisasi ,jadwal oprec beasiswa nah ini yang bikin makin realistis plan nya.

5. Plan bulanan, gak harus muluk2 cukup rencanaman ikut lomba tiap bulan. Eits ini sih aku. Karena target ku menang lomba smster ini, jadi harus plan ikut lomba tiap bulan. Tapi tiap bulan ini juga disesuaikan sama kesibukan organisasi, bahkan masukan organisasi jadi plan. Aku biasa nih plan bikin acara organisasi kultural bulan ini , atau rencanakan kerjakan tugas organisasi tepat waktu dan membantu membuat program inovasi.

6. Plan harian. Ini sih aku sukanya bukan berdasarkan jam saja ya tapi prioritasnya. Jadi biasa list besok kegiatan prioritas ku. Nah pastikan yang jadi prioritas itu terlaksana walau tidak harus sesuai jam rencana awal. Terkadang ada hal yang harus diprioritaskan dadakan, ya tinggal geser sedikit tapi tetap dilaksanakan semua nya kalau bisa.

Yaps gak harus rajin ditulis sih, tapi dipikirkan. Tapi kalau boleh saran sih menulis itu menunjukkan kesungguhan seseorang. Kadang kalau sudah ditulis dibuku jadi lebih ingat dalam bertekad. Tapi ini tidak harus sih, tergantung habits. Tapi kalau mau bikin habits menulis plan boleh banget, bisa dengan challenge 30 hari menulis plan. Bisa dimulai saat ramadhan gini nih ....

Next tulisan tentang cara biar KTI mu lolos masuk Final...